Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perjalanan Pendidikan Wanda Bagian 10: Toga Master dan Ungkapan Terimakasih


Dalam kehidupan ini, kita sebagai seorang pembelajar, yang sedang belajar untuk mencari makna dari setiap detik yang terlewati. Jogja, dengan segala pesonanya, bukan hanya sebuah tempat, melainkan sebuah kanvas besar tempat kita menggoreskan garis-garis pengalaman, menciptakan lukisan hidup yang unik. Derap nafas yang terdengar dalam keseharian, menjadi nyanyian kehidupan yang memandu langkah kita. Dalam setiap nafas, terdapat sebuah cerita, entah itu kegembiraan, kesedihan, atau keheningan yang memberi ruang bagi refleksi. Begitu pula langkah kaki yang meninggalkan jejak-jejak perjalanan, menjadi tanda bahwa setiap langkah memiliki makna dan tujuan tersendiri.

Singkat cerita, puncak perjalanan pendidikanku di Jogja adalah pada saat menghadiri upacara wisuda di Universitas Negeri Yogyakarta pada Sabtu, (2/12) di GOR UNY. Upacara Wisuda Periode II Tahun Akademik 2023/2024 ini diikuti oleh 2.106 orang dengan rincian 102 orang Program Doktor, 517 orang Program Magister, 1.315 orang Program Sarjana, dan 172 orang Program Sarjana Terapan. Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi meluluskan sebanyak 429 orang, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya sebanyak 388 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam  sebanyak 297 orang, Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, dan Ilmu Politik sebanyak 250 orang, Fakultas Teknik sebanyak 188 orang, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan sebanyak 134 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 164 orang, Fakultas Vokasi sebanyak 172 orang, dan Sekolah Pascasarjana sebanyak 84 orang. Di tengah keindahan sejarah ini, Aku merenung tentang bagaimana perjalanan pendidikanku tidak hanya membuka pintu pengetahuan, tetapi juga memberikan pembelajaran dalam menghargai keindahan kehidupan dan kebersamaan.

Pendidikan, sebagai mitra setia dalam perjalanan hidup, adalah pilar yang membentuk karakter dan merangkai makna hidup. Jogja, dengan segala keunikan pendidikan tradisionalnya, menjadi tempat di mana pengetahuan dan kebijaksanaan tumbuh bersama-sama, seiring dengan setiap derap nafas yang dihirup. Dalam diri berharap, dengan gelar di tanganku dan kenangan indah di hatiku, Aku mencoba meninggalkan Jogja sebagai individu yang lebih bijak dan terhubung dengan dunia sekitarnya. Perjalanan pendidikanku di Jogja tidak hanya meningkatkan kapasitas akademis, tetapi juga membentuk karakter dengan nilai-nilai luhur dan pengalaman berharga.

Melalui catatan perjalanan ini, mari kita bersama-sama mengeksplorasi makna hidup yang tersembunyi di balik setiap pengalaman. Semoga cerita ini menginspirasi dan merangkul pembaca untuk menemukan makna hidup dalam setiap detik, dan merayakan keberagaman yang menjadi warna-warni perjalanan kita. Selamat menikmati perjalanan hidup ini, di mana derap nafas dan langkah kaki menyatu menjadi sebuah kisah yang tak terlupakan.

Terima kasih Jogja, Jogja sungguh istimewa!. Terima kasih atas kesempatan menjadi bagian kecil dalam hidup kalian, itu adalah anugerah hidup terbesar yang saya miliki saat ini. Cinta dan kasih sayang itu tidak perlu dicari, yang akan menemukan kita adalah cinta dan kasih sayang, dan kini aku telah ditemukan oleh orang-orang yang memiliki cinta dan kasih sayang itu. Semoga Ibu, Ayah dan Biee serta teman-temanku selalu dalam lindungan Yang Maha Kuasa dan selalu dalam keadaan sehat. Aamin. 

Selain itu, aku suguhkan juga rasa ucapan terima kasih banyak untuk semuanya, tidak bisa aku ceritakan satu-persatu, semuanya akan membekas dan selalu teringat dalam ingatan dan catatan ini. Mas Debi, Mas Umar, Mas Roy, Mas Riza, Mas Pras, Mas Hurin, Nawawi, Mas Agus, Mas Yusuf, Mas Reza, Kak Fauzan, Mba Nurrana, Mas Toni, teman-teman Bio Magist 2021, dan semuanya. Sukses selalu semuanya, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin.

Yogyakarta - Lampung Timur, 28 Desember 2023

Wanda Agus Prasetya

Post a Comment for "Perjalanan Pendidikan Wanda Bagian 10: Toga Master dan Ungkapan Terimakasih"