Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perjalanan Pendidikan Wanda Bagian 7: Manusia over dosis, Terlampau Baik!

Selain Mas Debi dan Mas Roy, Ada lagi namanya Mas Arriza. Asal Medan, yang tinggal di Palembang dan ingin menetap di Jawa, ujarnya. Biasa aku panggil Mas Riza, orangnya baik banget, pinter, sholeh, memiliki jiwa pembelajar yang tinggi, dan suka berbicara. Dia adalah temannya Mas Yusuf, dan Mas Yusuf adalah temannya Mas Debi, sedangkan Mas Debi adalah temanku, begitulah awal silsilah pertemanan kita. Awal ketemu dia yaitu waktu nonton film Indigo, setelah itu berlanjut sampai sekarang. Walaupun umur pertemanan kita masih lebih muda dari umur jagung, tapi sangat berkesan sekali, lantaran banyak hal yang dapat aku pelajari dan ambil pelajarannya selama dengan dia. 

Sepertinya, dia ini salah satu orang yang cukup perhatian dengan temannya. Pada waktu itu kita sempat ke Jogja Bay Waterpark ber-empat (Aku, Mas Debi, Mas Riza dan Mas Pras). Singkat cerita, waktu itu mau foto pas lagi berenang, ternya waterproof Handphone yang aku pakai bocor, alhasil HP yang aku pakai terendam air. Setelah itu sibuk untuk membersihkan dan mengeringkannya. Sampai berlanjut ketika sudah pulang, dia selalu menanyakan gimana HP nya Mas Wanda? Baik-baik aja kan? atau mau aku anter ke tukang servicenya? Dan terus memastikan sampai baik-baik saja kondisinya. Ini adalah salah satu peristiwa yang menurutku sangat berkesan, dan tentunya masih banyak lagi yang berkesan selama di Jogja bareng dia. 

Dan satu lagi sebelum kepulanganku ke lampung, malam terkahir di Jogja kita keluar jalan ke Pendopo Lawas. Kebetulan malam itu Tri Suaka tampil, dan pengunjungnya sangat padat. Malam terkahir di Jogja yang sangat berkesan menurutku, gimana gak berkesan alih-alih dari kosan ke pendopo lawas bisa di tempuh dengan jarak 13 menit, lantaran sangat macet sampai sana ternyata kurang lebih 1 jam perjalanan kita hehe :) … Selama di Jogja, cukup banyak aktivitas dan kegiatanku bareng dia; nugas, shalawatan, ziarah kubur, jalan-jalan, nonton dan lain-lain hehe. Banyak yang bisa aku pelajari dari dia, dan cukup banyak yang berkesan, aku sangat senang bisa berkenalan dan sejauh ini cukup banyak ikut andil dalam perjalanan pendidikanku selama di Jogja. Oh iya, makasih banyak untuk oleh-leh kuenya ya Mas hehe, orang rumah suka sekali hehe. Sukses selalu Mas Riza, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin. Lanjut baca Bagian 8: Pelajaran Berharga dari Mas Pras.

Baca juga bagian lainnya: Pengantar | Bagian 1: Mimpi Lanjut Studi S2 | Bagian 2: Perempuan Berjiwa Malaikat | Bagian 3: Jogja, I’m coming | Bagian 4: UNY Kampus Pendidikan Terbaik | Bagian 5: Hutang Karaokean yang Belum Terbayarkan | Bagian 6: Full Lampung – Jogja di dalam Bagasi | Bagian 7: Manusia over dosis, Terlampau Baik! | Bagian 8: Pelajaran Berharga dari Mas Pras | Bagian 9: Jogja Tidak Hanya Istimewa, Tetapi Juga Mempesona | Bagian 10: Toga Master dan Ungkapan Terimakasih


Post a Comment for "Perjalanan Pendidikan Wanda Bagian 7: Manusia over dosis, Terlampau Baik!"