Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

#6 CATATAN HARIAN CPM XX - Pulau Bidadari Kepulauan Seribu



Kedatanganku disambut deru ombak dan derai angin yang menggonjang-ganjingkan setiap objek yang ditemuinya. Yeay dipulau, batinku dalam hati. Seru aja melanjutkan kisah perjalanan yang sama ditempat yang berbeda. Beberapa hari selanjutnya aku dan lainnya akan sangat akrab dengan pasir, laut, ikan, suara ombak, dan kawan-kawannya. Dari website kepulauan-seribu.com dan pulaubidadari.com aku mendapatkan beberapa informasi seputar pulau bidadari berikut ini.

***
Pulau Bidadari merupakan tempat wisata yang sangat dekat dengan Jakarta karena jarak tempuh sekitar 15 Km dan memakan waktu kurang lebih hanya 25 menit dari Dermaga Marina Ancol, wisata ini cocok untuk keluarga yang mempunyai anak di bawah umur karena tidak memakan waktu yang lama dalam melakukan perjalanan dengan speed boat menuju ke pulau. Selain itu, juga cocok untuk siapa saja yang ingin liburan tetapi tidak mempunyai waktu yang banyak. 

Banyaknya wisatawan yang datang berkunjung ke pulau bidadari karena pulau yang terdekat dan juga mempunyai fasilitas kolam renang anak. Bangunan bersejarah yang masih berdiri kokoh pada abad ke 17 sejak zaman penjajahan Belanda (VOC), bangunan Benteng tersebut masih berdiri kokoh meskipun sudah lama termakan usia.

Bangunan yang ada di pulau bidadari di beri nama Menara Martello sejak tahun 1800 – 1810 benteng tersebut berfungsi untuk mengawasi Pulau onrust karena pada tahun itu tentera inggris ingin menguasai pulau onrust, dan juga terdapat peninggalan Andong dan juga meriam yang masih tersisa peninggalan sejarah di Pulau Bidadari pada jaman Voc.

Keindahan Kepulauan Seribu sendiri memang sudah terkenal sejak abad ke 17 silam. Dimana pulau ini sendiri awalnya memang menjadi salah satu pulau penunjang aktivitas di Pulau Onrust. Tidak heran apabila kemudian dibangunlah berbagai macam fasilitas penunjang seperti rumah sakit yang dibangun oleh bangsa Belanda.

Sebelum dinamakan pulau Bidadari seperti saat ini, ternyata wisata Pulau Bidadari sendiri awalnya bernama Pulau Pumered dan pulau Sakit. Karena memang pulau ini awalnya dijadikan sebagai tempat untuk mengasingkan para penderita Lepra dan kusta. Sejak tahun itulah, tidak ada masyarakat Belanda yang mengunjungi Pulau ini.

Bukan hanya mendirikan rumah sakit saja, tetapi warga Belanda juga mendirikan adanya benteng pengawasan. Sebenarnya di tahun 1800 silam, apa yang sudah dibangun oleh Belanda tersebut sudah hancur karena dihancurkan oleh Inggris. Akan tetapi di tahun 1803, Belanda membangun kembali fasilitas di pulau tersebut dan kembali menguasai kawasan pulau ini.

Selanjutnya, Belanda pun kembali membangun berbagai macam fasilitas yang ada di tempat ini. Hingga sampai tahun 1970, pulau ini sendiri menjadi pulau yang tidak berpenghuni. Barulah di awal tahun 1970 lalu, pulau ini dibangun kembali untuk dijadikan sebuah resort oleh PT Seabrezz. Walaupun mempunyai sejarah yang sedikit kelam tetap tempat wisata yang satu ini tetap menjadi pilihan yang terbaik.

***
Beberapa waktu lalu aku membuka google foto yang ada diponselku. Salah satu file foto yang terback up adalah tentang 100 mimpiku yang ingin kucapaik dimasa depan. Jujur akupun sudah lupa apa saja poin-poin yang aku tulis. Aku terkejut saat membaca sekilas dan sampai disalah satu poin, tertulis BERKUNJUNG KE KEPULAUAN SERIBU. Tanpa kusadari dan terencana mimpi itu tercapai. Keren memang scenario Tuhan. lagi-lagi aku tidak menyangka sampai ada dititik ini.

Selama beberapa hari aku ada dipulau yang sudah dideskripsikan itu, bukan untuk berwisata sesungguhnya, utamanya belajar. Tapi kalau belajar sembari curi-curi waktu ala wisatawan yang monggo saja. Hahah. Oiya dipulau ini juga banyak biawaknya dari berbagai ukuran, ada yang kecil dan ada yang besar. Keberadaan hewan itu menambah estetik pulau itu.

Pembelajaran berlangsung seru dan mengasyikkan bagiku. Banyak tempat dan objek yang bisa digunakan sebagai tempat healing disini. Banyak juga cerita-cerita baik yang ada dan sarat akan makna. Tapi aku tidak bisa menceritakan detail deskripnya.

Terimakasih semua pihak yang terlibat yang sudah mengantarkanku sampai ada dipulau yang mentari dan senjanya tidak pernah kulupa.

Post a Comment for "#6 CATATAN HARIAN CPM XX - Pulau Bidadari Kepulauan Seribu"