Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Wawancara Beasiswa S2


Seleksi wawancara biasanya menjadi tahapan terakhir dari seleksi beasiswa. Banyak yang bilang kalau tahap ini adalah tahap penentu. Ada yang bilang seleksi wawancara ini gampang-gampang susah. Aku sepakat dengan semua itu. Seleksi wawancara sepengetahuanku adalah proses dimana pemberi beasiswa mengkonfirmasi semua informasi yang kita submit pada aplikasi pendaftaran khususnya esai, baik itu personal statement, essay rencana studi, kontribusi, atau apapun itu jenis esainya.


Seleksi wawancara menurutku akan sangat berhasil ketika dipersiapkan dengan baik. Karena bagian akhir lolos atau tidaknya kita pada seleksi beasiswa itu diluar kendali kita. Ikhtiarkan apa yang bisa kita ikhtiarkan, maksimalkan apa yang bisa kita maksimalkan. Beriku tips dariku dari pengalaman pribadi yang semoga bisa membantumu dalam mempersiapkan wawancara beasiswa S2.


Luruskan Niat dan Mindset

Poin pertama banget adalah meluruskan niat. Persiapkan dan jalani wawancara nanti dengan penuh suka cita. Niatkan untuk belajar. Tidak usah mengkhawatirkan hal-hal yang belum terjadi. Kalau sudah rejeki insya Allah tidak akan kemana.


Baca Ulang Semua yang Telah di Submit

Seperti yang aku bilang di atas kalo wawancara itu salah satu tujuannya buat mengkonfirmasi apa yang sudah kita submit baik biodata, esai, sertifikat, dan lain sebagainya. Maka kita perlu membaca ulang, mengingat, dan memahami dengan baik yang yang sudah kita submit. Pastikan kita memahami dengan detail setiap hal yang kita submit. Misal: kita mencantumkan pernah juara x? pastikan ingat kapan? siapa penyelenggara? dan pelajaran hidup apa yang telah kita dapat dari lomba itu. Contoh lain kita mencantumkan publikasi ilmiah topik yang dicantumkan pad aaplikasi pendaftaran. Maka penting untuk kita mengingat kembali cerita dari pendahuluan sampai hasil dari publikasi itu apa.


Riset Sebanyak-Banyaknya

Yang dimaksud riset disini adalah riste seputar wawancara. Baca sharing orang sebanyak-banyak dari internet atau media sosial. Tonton sebanyak-banyaknya video pembahasan tentang wawancara. Ikuti sebanyak-banyak persiapan wawancara atau seminar sejenis. Dapat insight sebanyak-banyaknya sehingga dapat membuat kita lebih siap dan tahu apa yang harus kita lakukan sebelum dan saat hari H wawancara. Sharing dari orang lain yang telah berpengalaman itu menurutku sangat penting. Setiap orang pasti punya cerita baik, menarik dan bisa ditarik pembelajaran. 


Pelajari tentang Beasiswa yang Disasar

Nah, ini penting banget menurutku sebelum kita mempelajari apapun. Pemberi beasiswa tentu akan mencari kandidat yang dapat mewujudkan visi misinya, yang sesuai dengan value yang mereka pegang, dan lain sebagainya yang intinya cocok dan mencari kandidat potensial. Hal ini sering banget luput dari perhatian pelamar beasiswa. Sering pelamar hanya fokus pada syarat-syarat yang ada, tidak memperhatikan faktor lain yang lebih alam seperti paradigma. Baca sejarahnya, visi misinya, siapa orang-orang di dalamnya, bertanya dengan awardee tentang beasiswa. Sehingga kita akhirnya mendapatkan kesimpulan, oh.. begini kandidat yang dicari. Lalu, pada saat wawancara kita sudah mengingat dalam benak, sehingga semua jawaban yang kita berikan nantinya orientasinya yang matching dengan beasiswa yang kita tuju.


Buat Daftar Pertanyaan

Sebetulnya kalau kita sudah memahami dengan seksama apa yang sudah kita submit terutama esai daftar pertanyaan menjadi tidak penting. Karena yang akan ditanyakan nanti ya seputar yang sudah kita tulis di aplikasi. Tapi menjadi penting juga jika kita perlu membuat poin catatan yang lebih rinci terkait jawaban yang tidak tertulis di esai. Aku yakin interviewer juga punya daftar pertanyaan template untuk mencari informasi yang disasar. Tapi pertanyaan ini sifatnya hanya pertanyaan pokok saja.dan pertanyaan cabangnya sangat kondisional. Pertanyaan pokok yang kerap kali muncul: perkenalan diri, alasan memilih kampus, memilih produk, kontribusi pasca studi, dan lainnya yang tertulis di poin-poin yang harus ada dalam esai pada panduan pendaftaran.


Perbanyak Mockup (Praktek Wawancara)

Jujur aku hanya melakukan mock up satu kali. Karena kesibukan kerjaan waktu itu. Tapi ini bukan contoh yang baik, jangan ditiru ya. Pernah suatu saat aku bantuin mock up bertindak sebagai interviewer pelamar beasiswa LPDP. Sebelum dimulai aku tanya, ini mock up yang keberapa? yang ke 7 katanya. Keren dan salut aja dengan semangatnya. Ya walaupun banyaknya mock up tidak bisa menjadi ukuran kelulusan. Tapi aku yakin ini akan sangat membantu dan sangat berkesan. Bukan hanya untuk seleksi kali itu tapi untuk seleksi berikutnya (jika belum lolos). Karena lagi-lagi urusan lolos itu bukan urusan kita, urusan kita adalah berusaha maksimal. Minta bantuan awardee untuk jadi pewawancara pada saat mock up, setelah sesi mock up jangan lupa untuk meminta feedback dan bertanya hal apapun terkait wawancara yang ingin kamu tanyakan. Oh Iya, menurutku akan sangat lebih baik ketika kamu mock up ini sesuai realnya nanti, misal dari segi metode (daring/luring), waktu (pagi/siang/sore/malam), dan lainnya termasuk baju yang akan kamu pakai. hehe


Istirahat yang Cukup

Berjuang boleh tapi jangan lupa tetap perhatikan faktor kesehatanmu ya. istirahat yang cukup juga akan sangat membantu meningkatkan fokus kita dan lebih bahagia serta bermakna aja menjalani kehidupan yang fana termasuk wawancara ini. hehe


Makan-Makanan yang Baik dan Bermanfaat

Iya aku tahu kamu udah gede dan khatam urusan ini, tapi aku mau mengingatkan saja kalau menjaga dan memperhatikan pola serta menu makanan adalah hal yang penting banget. Dulu aku sengaja merutinkan makan buah, minum susu, dan lainnya yang mendekati 4 sehat 5 sempurna menjelang wawancara. Kurangi junk food. Dan jangan berlebihan juga tentunya. Poinnya biar nanti, kamu sehat, semangat, dan prima dalam menjalani proses wawancara.


Latihan Tersenyum, Bersikap, dan Berbicara dengan Baik

Coba deh kamu latihan senyum, bersikap dan berbicara di depan kaca. Kalau kamu sendiri sudah merasa oke dan merasa nyaman melihat diri kamu sendiri ya semoga orang lain demikian. Oh Iya sama jangan lupa pas mockup itu di record biar kita bisa evaluasi mandiri penampakannya bagaimana kalau sedang interview. Jaga etika dengan menunjukkan body language yang baik.


Update dan Pantau Informasi

Jangan sampai ada informasi yang ke skip ya. grup yang isinya ribuan chat kadang kita malas buka, dan buka pas kita lagi butuh aja itu akan sangat berguna juga pas wawancara. Dulu kami di grup sampai mempelajari pola dan peluang mendapatkan interviewer serupa. buat catatan, oh kalo interviewnya x nanti karakternya begini, dan seterusnya. Biasanya yang selesai wawancara itu langsung sharing terkait siapa dan bagaimana karakter pewawancara, apa yang terjadi, dan pertanyaannya apa aja.


Pelajari Isu Terkini Sesuai Bidang yang Ditekuni

Akan sangat keren ketika memang kita sangat terlihat menguasai di bidang yang kita tekuni saat wawancara. Sebetulnya memang sebaiknya gitu, tidak hanya kelihatannya saja ya. Nah di samping kita menguasai konten secara formal, ada baiknya kita juga berwawasan luas mengenai isu-isu yang sedang happening yang terkait dengan bidang yang kita tekuni. Karena sangat tidak menutup kemungkinan akan ada pertanyaan semacam itu.


Siapkan Mental

Menyiapkan mental ini penting, baik saat persiapan, pelaksanaan, maupun pasca wawancara. Mental seorang pembelajar, gigih, dan semangat bisa jadi modal dalam mempersiapkan wawancara. Saat wawancara, mempunyai mental yang kuat juga bagus, tidak grogi dan percaya diri. Mental setelah wawancara, khususnya saat menunggu hasil. Harus siap dengan apapun nanti hasilnya, kelola ekspektasi dengan baik. Sampai pada tahap wawancara adalah hal yang perlu disyukuri. Kesempatan baik ini pasti akan berguna buat diri sendiri dan orang lain lolos atau tidaknya kita.


Fokus dan Konsisten

Fokus dengan sesi wawancara yang sedang berlangsung. Pastikan berada di ruangan yang kondusif. terkendali, dan tidak ada distraksi dari luar. Bersikap sigap dan konsisten dalam menjawab setiap pertanyaan. 


Jawab dengan Bersemangat dan Percaya Diri

Poin ini yang dulu ketika wawancara menjadi hal yang di notice. Pewawancara mengatakan bahwa salah satu yang mereka sukai dari keseluruhan proses wawancara adalah aku cukup memiliki power dan percaya diri dalam menyampaikan setiap jawaban dari pertanyaan wawancara.


Berdoa dan Minta Restu

Meskipun ini terakhir tapi perlu diutamakan. Sebab, seberapapun kita berusaha saat sang pencipta tidak menetapkan ini adalah jalan kita maka juga tidak akan terjadi. Restu juga menjadi hal kunci dan ajaib. Selain doa,  jangan lupa juga untuk meminta restu kepada orang tua kerabat, dan juga teman baik yang kita yakini maupun tidak doanya akan dikabulkan. 


Saat saya wawancara beasiswa pendidikan indonesia. berikut daftar pertanyaan dan poin jawaban yang sudah saya siapkan: tautan.


Seleksi wawancara BPI 2022 batch 1 yang kala itu aku jalani kurang lebih pertanyaannya seputar perkenalan diri, alasan memilih kampus dan prodi, korelasi mata kuliah S1 dan S2, rencana studi, rencana kontribusi, kelemahan diri dan cara mengatasi, metode mengajar, rencana tesis .Tapi perlu diketahui bahwa pertanyaan yang akan muncul nantinya itu sangat tidak terprediksi tergantung jawaban yang kita berikan (khususnya untuk pertanyaan-pertanyaan cabang/kedua/ pendukung bukan pertanyaan pokok).


Selamat berjuang dan semoga sukses!

Bagi teman-teman awardee yang kebetulan membaca tulisan ini, kalo ada hal yang penting dan perlu di tambahkan seputar wawancara beasiswa S2 boleh dan bisa banget ditambahkan di kolom komentar ya. Thank you.


Butuh temen mock up atau diskusi silakan DM saya di Instagram @debi_pranata. Free

Post a Comment for "Wawancara Beasiswa S2"